Gasifikasi Batubara

KeSimpulan Laporan Penelitian Gasifikasi Batubara dan Bahan Bakar Material Kotor Menjadi Syngas Energi Bersih 1Gasifikasi batubara merupakan konversi batubara menjadi produk gas dalam sebuah reaktor, dengan atau tanpa menggunakan pereaksi berupa udara, campuran udara/uap air atau campuran oksigen/uap air). Pilot Plant Gasifikasi Batubara.berada di lokasi Sentra Teknologi Pemanfaatan Batubara di Cirebon. Gasifikasi batubara dapat dimanfaatkan untuk industri logam, keramik, PLTD, Syngas (untuk pupuk).

Pemanfaatan gasifikasi batubara untuk PLTD dilakukan karena banyaknya unit PLTD milik PT PLN yang masih menggunakan solar. Puslitbang Mineral dan Batubara melakukan kerjasama/ujicoba dengan PT PLN J&P – PT CGI dalam pemanfaatan gasifikasi batubara untuk PLTD. Tahap I Ujicoba Pilot Plant di Sentra Teknologi Pemanfaatan Batubara, Palimanan.

Pilot plant tersebut menggunakan gasifier buatan China (fixed bed) dengan pereaksi udara/uap air kapasitas 150-200 kg bbara/jam (milik PT CGI). Uji coba telah berhasil menggunakan mesin Diesel kapasitas 250 kVA, sistem manual dan non-turbo (milik PLNJP) dan telah tersambung pada jaringan interkoneksi Jawa-Bali.

Saat ini sedang diiuji coba penggunaan mesin Diesel kapasitas 450 kVA sistem otomatis dan turbo (milik tekMIRA) dan melakukan persiapan instalasi reaktor gasifikasi diameter 2 m. Tahap II juga telah dilakukan untuk penerapan demo plant di Kalimantan. Selain untuk PLTD, juga dilakukan pengembangan syngas dari batubara untuk bahan baku pupuk bekerja sama dengan PT.Pupuk-Kujang, Cikampek.

Studi kelayakan intergrasi gasifikasi teknologi TIGAR telah dilakukan dengan bekerjasama antara Puslitbang tekMIRA, PT. Pusri (Holding), dan Jepang (Ishikawajima-Harima Heavy Industry  IHI). Secara teknis, integrasi gasifikasi TIGAR ke pabrik pupuk layak dilakukan dan secara ekonomi, harga syngas dari batubara tergantung harga batubara. Untuk menindaklanjuti hasil tersebut, perlu dibangun prototype plant 50 tpd.

Saat ini sedang dilakukan pembuatan model fluidized bed dengan media unggun pasir sebagai pendukung rancangan produksi syngas skala komersil berbasis bahan baku domestik.

Sumber : http://www.litbang.esdm.go.id